News 

Banyak Jalan Rusak. Terjun Langsung, Bupati Bentuk Tim Tambal Lubang

Musim hujan yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan yang lalu, membuat beberapa ruas jalan di Jember mengalami kerusakan, dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Menyikapi banyaknya jalan yang rusak, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR angkat bicara. Bahkan Bupati Jember membentuk Tim Tambal Lubang dan terjun langsung bersama tim tersebut menyusul banyaknya jalan rusak. Bupati bakal turut langsung menambal lubang jalan rusak tersebut bersama staf Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Jember.

Menurut bupati perempuan pertama di Jember ini, mengenai jalan yang rusak, pihaknya sudah memerintahkan Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya untuk bersinergi dan menggerakkan tim URC (Unit Reaksi Cepat) nya untuk melakukan penambalan pada jalan yang berlubang sambil menunggu proses lelang selesai, yang saat ini sudah diproses.

“Mengenai jalan berlubang, saya sudah memerintahkan kepada Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya untuk memprioritaskan jalan-jalan utama, dan untuk jalan provinsi yang juga banyak lubangnya, juga sudah kami perintahkan untuk koordinasi dan bersinergi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi, URC di Dinas PU Bina Marga harus bekerja maksimal untuk mengantisipasi jalan-jalan yang berlubang,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Sedangkan mengenai jalan yang mengalami rusak parah di beberapa desa dan kecamatan, bupati juga sudah menginstruksikan agar memprioritaskan jalan yang kondusif, untuk jalan yang tidak kondusif akan dilakukan penambalan.

“Jika lelang sudah selesai, jalan-jalan yang rusak tentu akan segera diperbaiki, namun akan diprioritaskan jalan yang kondusif, untuk yang tidak kondusif akan ditambal saja,” ujar bupati.

Ketika ditanya mengenai maksud jalan kondusif dan tidak kondusif, bupati menjelaskan bahwa jalan yang kondusif adalah jalan dimana warga di sekitarnya tidak melakukan aksi demo dengan menanam pisang atau lainnya, sedangkan jalan yang tidak kondusif adalah warga yang tidak sabar dengan kondisi jalan rusak dengan melakukan aksi tanam pisang.

“Ya jalan yang kondusif yang tidak ada aksi tanam pisangnya, ini nanti yang diprioritaskan, sedangkan jalan yang tidak kondusif yang ditanami pisang akan kita tambal, karena mereka tidak sabaran, ya ditambal saja biar yang cepat,” ujar bupati.

Bupati tidak memungkiri kondisi jalan yang berlubang di beberapa ruas jalan, tidak hanya di kota tapi juga di pedesaan. “Beberapa URC Dinas PU Bina Marga juga sudah melakukan penambalan, namun ketika terkena hujan dan banjir, rusak lagi,” pungkas bupati.

Related posts