News 

Bupati, Teruslah Fokus Bekerja. Abaikan Soal Pemakzulan !

Wacana pemakzulan atau pelengseran bupati yang dilakukan oleh sejumlah anggota DPRD di Jember atas desakan segelintir kelompok masyarakat beberapa waktu yang lalu, mendapat berbagai tanggapan dari puluhan mahasiswa dan pemuda dari berbagai perguruan tinggi di Jember. Mereka bergerak mengatasnamakan lembaga Bangun Pemuda Pemudi Jember.

Puluhan Mahasiswa Jumat (29/11/2019) mendatangi Pendopo Bupati Pemkab Jember dengan membawa se untai bunga yang akan diberikan kepada Bupati Jember dr. Faida MMR. Kedatangan mahasiswa ke pendopo sebagai wujud keprihatinan dengan dinamika politik dari soal interpelasi hingga pemakzulan.

“Kami datang ke Pendopo ini mewakili banyak aspirasi teman kampus, dimana kami datang dari berbagai perguruan tinggi di Jember. Tujuan kami ingin meminta kepada Bupati agar tetap fokus menyelesaikan tugasnya tanpa terpengaruh dengan adanya upaya pemakzulan yang belakangan ini berkembang. Ini bentuk dukungan kami agar Bupati dan Wabup menyelesaikan tugasnya hingga akhir jabatan,” ujar Rendianto Hisyam Farisi, Koordinator Aksi Bangun Pemuda Pemudi Jember.

Rendi menyatakan, bahwa program-progam Bupati saat ini sudah pro rakyat, banyak mahasiswa miskin dan berprestasi di Jember yang sudah terbantu dengan adanya beasiswa dari Pemkab. Sehingga banyak anak miskin di Jember yang berkesempatan sama bisa kuliah di perguruan tinggi atas bantuan beasiswa Pemkab tersebut.

“Saya merasakan beberapa program Bupati sangat pro rakyat kecil, walau dari 22 janji kerja ini masih belum sempurna, tapi banyak yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Khususnya para mahasiswa maupun kalangan difabel dan warga tak mampu. Kami berharap dinamika politik yang ada saat ini tidak mengganggu kinerja Bupati untuk menuntaskan janji programnya,” beber Mahasiswa Ilmu Budaya Unej ini.

Rendi juga menilai, bahwa pemakzulan yang diwacanakan di DPRD, merupakan permainan politik belaka. Hal itu tidak ada urgensi yang perlu di pertanyakan dan tidak membawa manfaat baik bagi rakyat. “Toh tahun depan sudah pilkada, saya kira upaya pemakzulan sangat berlebihan sekali dan seharusnya tidak perlu dilakukan. Biarkan proses demokrasi yang sudah berjalan baik ini sampai pada akhir periode jabatan bupati saat ini,” bebernya.

Aksi mahasiswa ini ditemui oleh Kadispendik Jember Dr. Edi B Susilo dan Kasatpol PP Arif Thajono. Kepada sejumlah mahasiswa, Edi menyampaikan bahwa kehadirannya adalah mewakili Bupati Jember yang bersamaan sedang tugas di luar kota.

“Saya mewakili Bupati untuk menemui adik-adik mahasiswa, karena ibu Bupati sedang dalam perjalanan dari Jakarta, disini saya pastikan kepada adik-adik mahasiswa. Bahwa layanan pemkab akan tetap berjalan seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan dinamika politik yang terjadi saat ini, semangat 3B Ibu Bupati selalu di kedepankan, dan apa yang menjadi aspirasi dari adik-adik mahasiswa ini akan kami sampaikan kepada ibu Bupati,” ujar Edi B Susilo.

Aksipun berakhir dengan tertib, dimana perwakilan mahasiswa menyerahkan bunga kepada Pemkab yang diterima oleh Edi B Susilo. Bunga ini sebagai simbol dukungan rakyat kepada pemimpinnya. “Bunga ini sebagai simbol dukungan kami kepada pemimpin, dan kami juga siap bergerak terdepan untuk terus mengawal dan menjaga kerja kinerja baik pemerintah yang sudah sangat membantu rakyat banyak,” ujar Shinta Lestari mahasiswa dari IAIN Jember.

Related posts