News 

Drama Kolosal Heroik di Peringatan HUT TNI

Peringatan upacara HUT Ke-73 TNI di Jember yang dipusatkan di alun-alun kota Jumat (5/10) berlangsung khidmat, mendebarkan, dan mengharukan. Banyak warga yang hadir untuk melihat upacara HUT TNI yang tak kuasa membendung air mata.

Hal ini dikarenakan adanya drama kolosal yang menceritakan perjuangan pahlawan Letkol. M. Srudji dan dr Soebandi yang gugur di medan perang. Drama ini dimainkan siswa SMA Negeri Pakusari dan siswa SMP Negeri Silo binaan Kodim 0824 Jember.

Dalam drama kolosal yang disaksikan oleh lintas generasi di Jember, mulai dari murid TK hingga veteran ini, begitu dihayati oleh warga yang menyaksikan dari pinggir lapangan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang matanya berkaca-kaca saat Letkol M. Srudji mati ditembak oleh pasukan Belanda. Bahkan dr Soebandi yang mencoba membantu menyelamatkan Letkol Srudji juga tewas di tembak Belanda. Kemudian jasad Letkol Srudji diseret menggunakan mobil jip dari Mumbulsari menuju Alun-alun Jember.

“Atraksi saat sang pahlawan ditembak mati dan jasadnya diseret menggunakan kendaraan tadi yang sangat menyentuh. Sampai saya tidak terasa kalau saya menitikan air mata,” ujar Riza Nadiroh, salah satu guru TK yang mendampingi muridnya untuk melihat upacara HUT TNI di alun-alun.

Tidak hanya drama kolosal yang menceritakan gugurnya Letkol Srudji dan perjuangan, Upacara HUT TNI ini juga menampilkan keahlian ratusan pasukan TNI dalam menggunakan senjata double stick. Juga pasukan TNI melakukan survival saat bertugas dengan memakan ular, serta atraksi mematahkan balok beton serta defile pasukan dan mobil dari 6 kesatuan yang ada di Jember. Di antaranya Yon 515 Raider, Yon 509 Raider, Yon 514 Raider, Kodim 0824 Jember, Armed 8, dan Scaba.

Bupati Jember dr Hj Faida MMR selaku Inspektur upacara HUT TNI menyatakan bahwa dalam HUT Ke-73 TNI saat ini menjunjung profesionalitas TNI dipertaruhkan. Sebagai alat pertahanan negara, tugas TNI tidak lepas dari berbagai tantangan saat ini maupun masa depan. Selain itu, tantangan gejolak alam yang melanda negara Indonesia saat ini juga perlu mendapat perhatian dari TNI dan semua pihak.

“Pada peringatan HUT TNI kali ini, TNI bersama dengan komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu-membahu, berupaya sekuat tenaga meringankan beban yang diderita saudara-saudara kita yang terkena bencana gempa di Lombok, dan Sulawesi Tengah, TNI telah mengerahkan personil dan alutsistanya untuk memberikan pertolongan pertama dalam melaksanakan evakuasi dan menyalurkan bantuan,” ujar Bupati Faida.

Pada kesempatan tersebut, bupati juga berpesan agar TNI tetap komitmen untuk tetap menjaga netralitas pada pelaksanaan Pemilu 2019, “Salah satu kuncinya adalah tekad TNI untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjadi benteng bagi keutuhan NKRI,” ujarnya. Sementara Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar menyampaikan banyak terimakasih atas perhatian masyarakat Jember dalam memeriahkan HUT TNI ke-73. “Kami ingin profesionalitas TNI untuk rakyat. Menjaga penuh bangsa ini dari berbagai ancaman keutuhan NKRI,” kata Dandim Letkol Inf Arif Munawar.

Related posts