Destinasi Wisata Event & Bisnis News 

Go Internasional, Batik Jember Akan Show di Paris Fashion Week

Batik Jember merupakan batik yang mempunyai motif yang mengutamakan potensi alam dengan perpaduan warna-warna tanah. Lia Afif, yang merupakan designer asal Surabaya, lulusan dari Jurusan Arsitektur ITS mengembangkan talentanya bereksplorasi dengan kain tradisional dalam setiap karyanya.

Dengan visi untuk melestarikan dan mengangkat karya anak Bangsa Indonesia hingga mancanegara, membuat Lia Afif tidak berhenti menjelajah daerah-daerah di Indonesia dan berkarya menggunakan kain tradisional.

Menurut Belinda, Marketing Communication Lia Aviv Designer, mengatakan dalam pers confrence di Pantai Papuma, Sabtu (15/9), bahwa Kali ini, Lia Afif bersama dengan Pemerintah Kabupaten Jember bersama-sama membawa Kain Batik Jember yang eksotik dan mengangkat unsur-unsur hasil bumi yang berkembang di Jember dan menjadi penggerak perekonomian masyarakat Jember selain pariwisatanya, yakni Coklat, Kopi, dan tentu saja motif-motif Daun Tembakau.

“Hanya menggunakan kain-kain batik yang di produksi dengan menggunakan pewarnaan Alam. Lia Afif ingin turut andil secara aktif dalam melestarikan budaya dan teknik pewarnaan alam sehingga tidak hilang lekang oleh jaman,” ujar Belinda.

Untuk itu, Belinda menyampaikan Lia Afif menghadirkan CRIOLLA CHARMERA, yang mengambil ide dari kata Criollo, yakni salah satu jenis tanaman coklat terbaik di dunia dan kata Charme (bahasa Perancis) yang berarti pesona. Sehingga Criolla Charmera berarti rangkaian pesona dari warna coklat yang cantik.

Konsep dan ide dasar yang digunakan tersebut, ungkapnya, dalam rangkaian rancangan kali ini di dapat dari warna Batik Jember yang sarat dengan warna coklat dan motif hasil bumi serta aksen biru elektrik yang cantik. Tak hanya itu saja, Lia Aviv sendiri sengaja memilih Pantai Papuma sebagai latar pesona photograpy untuk para modelnya yang akan berlaga di Paris Fashion Weeks.

“Menggunakan Siluet A dengan rangkaian disain yang mempesona khas Lia Afif, yakni menonjolkan unsur etnik dan glamor serta Kain Nusantara. Padu padan Batik Tulis Jember di kombinasikan dengan kain duchess, lace, chiffon dan organdi yang bermain di warna hitam untuk menampilkan keindahan warna buah coklat, kopi, dan tembakau yang merupakan potensi andalan Kabupaten Jember,” ulas Wanita paruh baya itu.

Warna-warna kuat itu diambil untuk menggambarkan wanita cantik yang tangguh. Pemakaian warna biru elektrik sebagai aksen, melambangkan kecerahan musim semi. Semua itu akandipadupadan dengan detail-detail yang cantik nan mempesona dalam tampilan di Paris Fashion Weeks yang akan digelar di Paris, Perancis dalam minggu ini.

Related posts