Destinasi Wisata News 

JSC 2018 di Jenggawah, Meriah !

Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Jember Specta Culture (JSC) 2018 di lima tempat untuk mengingatkan semua lapisan masyarakat tentang jadi diri bangsa.

“Supaya masyarakat semua tidak lupa kepada jati diri kita, seni budaya asli Indonesia,” kata Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., di Lapangan Jenggawah.

Jember Specta Culture 2018 keempat digelar Minggu malam, 16 Desember 2018, di Lapangan Jenggawah. Pagelaran ini menampilkan berbagai kesenian yang ditampilkan para pelajar.

Bagi bupati, berbagai macam suku, seni, dan budaya yang tampil di panggung kesenian merupakan bukti kehidupan yang rukun di tengah-tengah masyarakat.

“Segala macam suku dan budaya yang menyatu di dalam panggung seni budaya,” bupati. Selain pertunjukan seni dan budaya, Jember Specta Culture 2018 juga menyajikan berbagai produk.

Menurut bupati, pagelaran seni dalam Jember Specta Culture 2018 juga untuk menggali potensi potensi lokal, produk lokal, dan potensi seni budaya anak-anak sekolah.

Di Jenggawah, bupati melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa. Penonton yang ramai, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Tidak ketinggalan, bupati melihat para pedagang kaki lima di sekitar lokasi pertunjukkan juga cukup banyak dan ramai oleh pembeli.

Sajian kesenian yang ditampilkan oleh pelajar sekolah, menurut bupati, sangat menarik. Mereka juga tampil dengan sangat bagus. Demikian pula sajian dari sanggar tari.

Sajian seni budaya yang menarik akan mendapakan kesempatan untuk tampil di telivisi. Rencana ini akan wujudkan pada tahun 2019. “Supaya mereka bisa tampil secara nasional,” jelasnya.

Terkait produk lokal, bupati juga menyampaikan rencananya. Tahun depan akan diselenggarakan Kantin Bela Negara. Yakni penjualan produk-produk lokal di setiap kantin sekolah, negeri maupun swasta.

“Anak-anak harus mengenal produk lokal. Upaya berhasilnya penjualan produk lokal harus dimulai dari dunia sekolah, dunia pendidikan. Mereka harus cinta produk lokal, karena kantinnya harus menjual produk lokal,” Bupati Faida.

Related posts