News 

KKN Mahasiswa Unair di Jember. Bupati Dorong Mahasiswa Punya Kepekaan Sosial

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., menyatakan sangat setuju dengan kewajiban menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa.

Sikapnya itu disampaikan ketika menyambut kehadiran mahasiswa Universitas Airlangga peserta KKN Tematik periode 60 di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Selasa siang, 02 Juli 2019.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan pendapatnya tentang kewajiban menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa. Ia menjadi pihak yang setuju KKN diwajibkan bagi mahasiswa.

“Karena, sejatinya yang paling diperlukan masyarakat bukan hanya orang yang nilainya tinggi dan kuliah dimana, tetapi seberapa peduli dan seberapa manfaat ilmu yang dipunyai itu untuk masyarakat,” tuturnya.

Faida juga mengungkapkan rasa senangnya bisa bersinergi dengan banyak perguruan tinggi. Juga bersinergi dengan anak-anak muda. “Saya senang karena mahasiswa itu dijamin jujur dan objektif,” ujar bupati.

Sebagai Bupati Jember, ungkapnya, Faida banyak melibatkan mahasiswa untuk tugas-tugas pemerintahan.

“Terutama tugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat yang perlu dibebaskan dari kepentingan politik, golongan, bebas sara, tekanan, dan objektif. Itu dipercayakan kepada mahasiswa,” jlentrehnya.

Bupati berpesan kepada mahasiswa KKN agar KKN ini menjadi kesempatan belajar, kesempatan melayani, beribadah, dan melatih kepekaan hati.

“Angkatlah semua yang di bawah, karena tidak semuanya mendapatkan kesempatan yang sama,” tutur Faida.

Wakil Dekan I Fakultas Keperawatan Unair Dr. Kusnanto S.Kp., M.Kes. menyampaikan, ada 190 mahasiswa dan 10 dosen pembina pembangunan desa dan koordinator kabupaten yang terlibat dalam KKN kali ini.

KKN Tematik ke-60 bertujuan untuk membangun kebersamaan mahasiswa Unair menjelang akhir studi meraih gelar sarjana.

Program ini melaksanakan program pembelajaran bersama masyarakat serta belajar memberdayakan masyarakat dan membantu pemerintah memecahkan berbagai masalah.

Untuk menjalani proses kegiatan KKN, mahasiswa dibagi di wilayah Kecamatan Rambipuji, Bangsalsari, dan Tanggul.

Kegiatan mahasiswa ini akan berlangsung sampai 27 Juli. “Diharapkan proses pembelajaran ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kebersamaan itu penting, dan saling komunikasi,” pesannya.

Related posts