Destinasi Wisata News 

Kostum Cinta Laura di JFC Terlalu Vulgar. Bupati : Kami Minta Maaf

Polemik pada event Jember Fashion Carnival (JFC) 2019 terkait busana artis Cinta Laura Kiehl yang dianggap vulgar dan menuai pro kontra ditengah masyarakat, Bupati Jember dr. Faida MMR dengan didampingi Wakil Bupati Muqit Arief dan pihak Yayasan JFC menyampaikan permohonan maaf kepada suluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jember. Pihaknya akan melakukan evaluasi pada kegiatan-kegiatan JFC tahun depan.

Bupati Jember dr. Faida MMR usai pertemuan dengan berbagai ulama dan tokoh Agama Se-Jember mengatakan, memang pada event JFC, selaku Bupati tidak masuk dalam detail panitia, tapi sebagai kepala daerah, pihaknya bertanggung jawab atas terselenggaranya JFC. Artis Cinta Laura saat di JFC mengenakan kostum Dayak dengan penampakan paha yang terlalu tinggi.

“Pro kontra di tengah masyarakat mengenai adanya kostum yang dinilai tidak mencerminkan budaya Jember, saya selaku kepala daerah minta maaf kepada seluruh masyarakat Jember,” tutur Bupati Faida.

Bupati menambahkan, kedepan JFC tetap berjalan namun perlu ada evaluasi dan koridor yang harus dipatuhi.

Sementara itu hal yang sama juga disampaikan oleh ketua Yayasan Jember Fashion Carnival Suyanto. Menurut kakak kandung dari almarhum Dynan Fariz selaku pendiri JFC, apa yang terjadi pada puncak event JFC dua hari lalu, diluar dugaannya, apalagi Cinta Laura merupakan tamu yang harus dihormati.

“Kami memahami apa yang terjadi di tengah masyarakat, namun karena beliau yang tampil di JFC kemarin merupakan tamu kami, maka kami wajib menghormatinya, apalagi kehadirannya untuk mengenang almarhum. Mengenai kostum yang dipersoalkan masyarakat, kami akui murni kesalahan panitia, dan saya selaku penanggung jawab dan ketua Yayasan JFC minta maaf  yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Jember khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” ungkap Suyanto.

Suyanto menilai, bahwa insiden pro kontra pada kostum yang dikenakan beberapa talent pada pagelaran JFC ke-18 kemarin, oleh kakak kandung Dynand Fariz ini diibaratkan kebocoran.

“Kita anggap sebuah kebocoran, dan tentunya kita tambal, dan soal aurat yang tadi di persoalkan, tahun depan akan kami perhatikan betul karena aurat itu mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan ini akan menjadi perhatian kami,” pungkasnya.

Related posts