News Sudut Pandang 

KPK : Jangan Sampai Kepala Daerah Berintegritas Justru Tersangkut Korupsi !

Selama tiga hari kedepan tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) akan berada di Kabupaten Jember, untuk memberikan edukasi tentang pencegahan korupsi kepada masyarakat.

Roadshow bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi ini menyambangi 28 Kabupaten dan kota, dan Jember sendiri merupakan kota yang ke-19, Kamis (29/8/2019)

Komisioner KPK RI Saut Situmorang menyampaikan, daerah yang dikunjungi bus KPK Roadshow, karena daerah tersebut memiliki kepala daerah yang berintegritas. Sehingga tujuan dari roadshow bus KPK ini, untuk memberikan edukasi dan pencegahan terjadinya korupsi.

“Jangan sampai champion-champion (kepala daerah) yang memiliki dedikasi dan integritas memerangi korupsi ini terjerat kasus korupsi,” ujar Saut.

Saut juga mengatakan, KPK tidak ingin ada kepala daerah yang memiliki integritas, menambah daftar jumlah tahanan KPK yang jumlahnya sudah mencapai ribuan.

“Saat ini tahanan KPK mulai dari Pengusaha, Politisi, Bupati, Gubernur dan Menteri, jumlahnya mencapai 1000 an, sudah stop di angka itu. Kalau bisa jangan ditambah lagi, makanya kami melakukan edukasi untuk melakukan pencegahan,” ungkapnya.

Menurut Saut, penyidikan terhadap korupsi bagi penyelenggara negara, akan terus dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama.

“Jangan sampai saat ini, kepala daerah yang sudah bagus ini tidak mengetahui hal-hal yang dicegah, hal-hal yang menjurus ke korupsi, karena penyidikan kasus korupsi itu bisa dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama, iya sekarang tidak tertangkap, tapi 18 tahun lagi nanti, disaat sudah menimang cucu, tiba-tiba tersangkut kasus korupsi,” tuturnya.

Bahkan Saut juga mengapresiasi Bupati Jember dr. Faida yang 3 tahun sebelumnya sudah mengajukan ke KPK agar turun ke Jember untuk melakukan tugasnya dalam memberikan edukasi dan pencegahan tipikor.

“Kalau tidak salah, Bupati Jember sudah 3 tahun lalu minta kepada KPK untuk ke Jember, namun baru kali ini bisa datang,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Jember dr. Faida MMR, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim KPK yang telah datang ke Jember.

“Kita mengapresiasi kepada KPK yang telah singgah di Jember, ini signal positif untuk mengedukasi generasi bangsa calon pemimpin. Mereka jadi tahu mana yang disebut korupsi, dan bagaimana pencegahannya, ini yang sangat penting,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, kedatangan KPK bisa memberi edukasi kepada siswa dan juga masyarakat. “Besok tim dari KPK akan menyapa pelajar yang ada di Jember selama tiga hari, dan puncaknya pada tanggal 1 September,” pungkas Bupati Faida.

Related posts