News 

OTT Kasus Pungli. Jika Terbukti, Kadispenduk Terancam Dicopot

Bupati Jember Faida memberikan keterangan resmi menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di Dinas Kependudukan dam Catatan Sipil Pemkab Jember.

“Semangat tim saber pungli, siapa saja yang diperiksa saya mendukung. Karena pungli harus dihabisi, pungli pengkhianat negeri harus dihabiskan,” kata Bupati faida. Soal pelayanan adminduk di Dispendukcapil kata dia meski usai OTT, tetap berjalan sesuai kepentingan pelayanan pada masyarakat. “Ini bukan yang pertama, copot jabatan tidak pandanga bulu siapapun yang terbukti terlibat pungli copot jabatan,” tandasnya.

Sebelumnya, pada Rabu (31/10) petang, Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali dilakukan oleh Tim Saber Pungli pada kasus di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Jember.

OTT di Kantor Dispendukcapil dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB hingga selesai. Suasana nampak tegang, karena petugas kepolisian berjaga di luar. Sedangkan tim di dalam kantor melakukan penggeledahan ruangan. Sejumlah pejabat termasuk Kepala Dispendukcapil juga masih berada didalam ruangannya untuk pemeriksaan dan penggeledahan. Kadispendukcapil yakni Sri Wahyuniati merupakan pejabat hasil seleksi terbuka atau open biding yang digelar secara selektif ketat.

Staf maupun pejabat lain juga tetap berada didalam ruangan untuk pemeriksaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, OTT itu terkait pungli pengurusan adminduk seperti pembuatan KTP, KK, Akte Kelahiran dan lainnya. Dikabarkan pula barang bukti berupa uang bernilai jutaan rupiah serta alat bukti surat juga diamankan. Tak luput juga ada pihak eksternal diduga oknum LSM terseret dalam OTT tersebut.

 

Related posts