News 

PGRI Berduka. Simpati Bupati untuk Pak Guru Atok

Bupati Jember, dr. Faida, MMR., Senin sore, 25 November 2019, takziah ke rumah almarhum Atok Subuh Yulianto.

Orang nomor satu di Jember ini menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Wakil Kepala Sekolah SMPN Sumberbaru itu.

Sebagaimana diketahui, almarhum meninggal karena kecelakaan tunggal di tol Probolinggo pada hari Minggu, 24 November 2019. Diduga sopir mengantuk hingga menabrak pembatas tengah.

Almarhum meninggal dalam perjalanan bersama para guru lainnya yang akan melaksanakan upacara peringatan Hari Guru bersama PGRI di Surabaya.

Pada kesempatan kunjungan ini, bupati mengajak PT Taspen untuk membantu menyampaikan hak-hak almarhum.

Atok Subuh Yulianto sebelumnya sudah terdukung asuransi kematian dan jaminan kematian. “Serta diberikan beasiswa untuk anak-anak almarhum,” tutur bupato.

Total dana yang diberikan sebesar Rp. 150.163.000.

Menurut bupati, keluarga almarhum merupakan keluarga pendidik. Ini diketahui setelah takziah, adik dan istrinya juga seorang guru.

“Ternyata memang keluarga pendidik dan sangat menjiwai profesinya,” jelas bupati kepada wartawan.

Bupati pun bersaksi bahwa almarhum Atok Subuh Yulianto meninggal dalam keadaan terhormat.

“Alhamdulillah. Saya melihat anak-anak tabah, dan mereka tetap melanjutkan sekolahnya,” ungkap bupati.

Bupati juga mengatakan keluarga almarhum berhubungan baik dengan lingkungan sekitar. “Karena baik dengan lingkungannya, keluarga ini tidak sendiri, lingkungan akan juga menjaganya dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengungkapkan ada hak-hak lain almarhum, yang akan diproses lebih lanjut.

Pemerintah Kabupaten Jember juga akan terus mengawal anak-anak dari almarhum Atok. “Meskipun tidak ada ayahnya, jangan sampai cita-citanya terhambat,” tegasnya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, bupati berharap memiliki ketabahan. Bupati juga berharap hak-hak almarhum yang telah diserahkan bisa menjadi penguat dan membesarkan hati keluarga.

“Hak-hak yang diberikan ini bisa menjadi penguat, dan membesarkan hati keluarga, karena kehidupan terus berlanjut,” pungkasnya.

Related posts