News 

Soal Kasus Bansos. Bupati Tegaskan Tak Akan Intervensi Kasus Itu

Bupati Jember dr. Faida MMR menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan intervensi terhadap kasua hukum yang tengah dialami pejabat maupun mantan pejabat Pemkab Jember. Hal itu menyusul sikap prihatin atas kasus yang dialami mantan pejabat Sekda Sugiarto dan mantan Kepala BPKA Ita Puri Handayani yang kini juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemkab Jember.

“Yang jelas, pemerintahan harus berjalan. Maka kita akan tunjuk pelaksana harian PLH untuk mengisi Kepala Dinas P3AKB,” ujar Bupati Faida, usai memberikan surat perizinan usaha pada investor di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Jumat (3/8). Tersangka Sugiarto dan Ita Puri ditahan Kejati Jatim dalam kasus dana hibah Bantuan Sosial senilai Rp 38 miliar berkaitan dengan DPRD Jember.

“Saya mengambil sikap tidak akan mengintervensi urusan hukum karena ini memang kewenangannya aparat penegak hukum. Kita hormati tugas profesi aparat penegak hukum,” tandasnya.

Bupati Faida juga mengatakan pada saat ini memang Pemerintah Kabupaten Jember mengambil sikap kooperatif dan memberikan izin untuk pejabat-pejabat yang sedang menjadi saksi pada penyelesaian kasus ini meskipun itu harus menjalani persidanhan di Pengadilan Tipikor di Surabaya.

“Jadi meskipun sejumlah pejabat ada yang sering izin untuk meninggalkan dinas, untuk bersaksi karena ini untuk berkepentingan keadilan dan penegakan hukum, ya jadi kita ijinkan,” terangnya.

Seperti diketahui, selain telah menahan Ketua DPRD Jember M Thoif Zamroni, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur juga menahan mantan Sekretaris Kabupaten Jember Sugiarto dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Ita Puri Andayani setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana hibah dan bantuan sosial tahun 2015.

“Kami menetapkan keduanya sebagai tersangka setelah dimintai keterangan di Kejati jatim, sehingga kami lakukan penahanan terhadap Sugiarto dan Ita Puri Andayani,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim Richard Marpaung saat dihubungi dari Jember, Kamis malam, seperti dilansir Antarajatim.com.

Kedua tersangka kasus korupsi dana hibah dan bantuan sosial Jember tahun 2015 itu turun dari Gedung Kejati Jatim sekitar pukul 19.00 WIB, keduanya menggunakan rompi khusus tahanan kejaksaan dan selanjutnya dibawa ke rutan Kejati Jatim.

“Sesuai dengan ketentuan, kedua tersangka itu akan ditahan selama 20 hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penyidikan. Penahanan dilakukan, agar keduanya tidak menghilangkan barang bukti,” tuturnya.

—————————————————————

Foto, Jawapos :  Tersangka mantan Sekda Sugiarto dan mantan Kepala BPKA Ita Puri Andayani saat akan ditahan oleh Kejati Jatim.

Related posts