News Sudut Pandang 

Soal Rapor Kuning Layanan Publik. Bupati Faida : Kepala OPD, Kalau Tidak Mampu Silahkan Mundur

Bupati Jember, dr HJ Faida,MMR memanggil 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab setempat yang nilai kepatuhan pelayanan publiknya terburuk pada tahun 2018.

“Ada lima yang nilainya rendah yang bikin lain-lainnya ikut jatuh. Lima OPD itu yakni Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Tenaga Kerja,” kata Bupati Faida usai melepas keberangkatan tim Pra Porprov Jatim 2019 ke Pamekasan di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu, (27/2/2019) sore.

Maka Bupati Faida, melakukan pemanggilan ke 5 OPD tersebut menyusul penilaian dari Perwakilan Ombudsman Indonesia Provinsi Jawa Timur, yang menempatkan pelayanan publik Jember pada tahun 2018 di zona kuning. Bupati menjelaskan, pemanggilan OPD itu untuk mengajak meningkatkan pelayanan publiknya. “Oleh karena itu, kami langsung memanggil lima kepala dinas tersebut sebagai umpan balik perbaikan setelah mendapatkan penilaian dai ombudsman,”tegasnya.

Bupati Faida mengungkapkan, ini merupakan umpan balik dari pemerintah. Dan langsung memberikan umpan balik juga kepada kepala dinas-dinas itu, dengan membikin sebuah komitmen. Bupati menjelaskan, lima kepala dinas itu sudah mengetahui kelemahan pelayanan publik di organisasi yang dipimpinnya.

Menurut Bupati Faida, dengan bekal kelemahan yang sudah diketahui tersebut, maka Ia memerintahkan untuk membikin rencana aksi perbaikan pelayanan publik. Bupati merasa yakin nantinya bisa melakukan perbaikan pelayanan publik itu.

“Kami yakin dan seharusnya bisa,” ujarnya.

Penigkatan pelayanan itu pasti bisa diraih. Bupati mencontohkan seperti Kabupaten Lumajang yang sebelumnya di zona merah bisa naik ke zona kuning. “Kita sudah kuning, harusnya ada semangat lebih kan,” tutur bupati.

Jalinan komitmen bupati dengan lima kepala dinas tersebut berlaku sejak tahun 2019 ini. Ada konsekuensi bila tidak mampu menjalankan komitmen tersebut.

“Kalau masih ada yang merah, suruh mundur kepala dinasnya. Komitmennya sekarang, kalau tahun 2019 tidak naik suruh mundur. Kalau tidak sanggup,” pungkasnya. 

Related posts